Thefubbys’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Kritikan Humanistik Tentang Psikoanalisa dan Behaviour Oktober 9, 2009

Filed under: Uncategorized — melly fitria @ 4:10 pm

Behaviorisme

Behaviorisme muncul sebagai kritik lebih lanjut dari strukturalisme Wundt. Meskipun didasari pandangan dan studi ilmiah dari Rusia, aliran ini berkembang di AS, merupakan lanjutan dari fungsionalisme.
Behaviorisme secara keras menolak unsur-unsur kesadaran yang tidak nyata sebagai obyek studi dari psikologi, dan membatasi diri pada studi tentang perilaku yang nyata. Dengan demikian, Behaviorisme tidak setuju dengan penguraian jiwa ke dalam elemen seperti yang dipercayai oleh strukturalism. Berarti juga behaviorisme sudah melangkah lebih jauh dari fungsionalisme yang masih mengakui adanya jiwa dan masih memfokuskan diri pada proses-proses mental.
Meskipun pandangan Behaviorisme sekilas tampak radikal dan mengubah pemahaman tentang psikologi secara drastis, Brennan (1991) memandang munculnya Behaviorisme lebih sebagai perubahan evolusioner daripada revolusioner. Dasar-dasar pemikiran Behaviorisme sudah ditemui berabad-abad sebelumnya.
Berdasarkan prinsip-prinsip dasar behaviorismo, perilaku nyata dan terukur memiliki makna tersendiri, bukan sebagai perwujudan dari jiwa atau mental yang abstrae. Aspek mental dari kesadaran yang tidak memiliki bentuk fisik adalah pseudo problem untuk sciene, harus dihindari.
Penganjur utama adalah Watson : overt, observable behavior, adalah satu-satunya subyek yang sah dari ilmu psikologi yang benar.
Dalam perkembangannya, pandangan Watson yang ekstrem ini dikembangkan lagi oleh para behaviorist dengan memperluas ruang lingkup studi behaviorisme dan akhirnya pandangan behaviorisme juga menjadi tidak seekstrem Watson, dengan mengikutsertakan faktor-faktor internal juga, meskipun fokus pada overt behavior tetap terjadi.
Aliran behaviorisme juga menyumbangkan metodenya yang terkontrol dan bersifat positivistik dalam perkembangan ilmu psikologi.
Banyak ahli (a.l. Lundin, 1991 dan Leahey, 1991) membagi behaviorisme ke dalam dua periode, yaitu behaviorisme awal dan yang lebih belakangan.

Psikoanalisa
Untuk menanggapi penjelasan naluri agresi dan psikoanalisis, menjelaskan dahulu asumsi-asumsi dasar yang digunakan psikoanalisis dalam menyusun penjelasannya. Lalu ia mengulas bagaimana psikoanalisis memandang perilaku agresi manusia. Psikoanalisis yang dicetuskan Freud berangkat dari teori naluri. Ada dua teori naluri dikemukakan Freud dalam tahun yang berbeda. Teori naluri pertama bicara tentang dua jenis naluri:
1) Self-preservative drive atau disebut juga ego drive (dorongan ego). Dorongan ini adalah dorongan yang tidak dapat ditunda terlalu lama. Penundaan yang terlalu lama akan membahayakan hidup individu. Dorongan ini juga tidak dapat direpresi dan karena itu tidak dapat ditimbun. Dorongan ini harus dilampiaskan begitu saja. Dorngan ini juga tidak menimbulkan gangguan-gangguan psikis. Penundaan dorongan ini lebih berpengaruh pada kondisi fisiologis. Dorongan untuk makan pada saat tubuh kekurangan zat makanan adalah contoh dari dorongan jenis ini. Freud kurang banyak bicara tentang dorongan ini. Ia hanya memperkenalkannya tetapi kemudian tidak menyinggungnya lagi.

2) ‘Sexual drive’ (dorongan seksual) atau ‘drive for procreation’ atau the ‘preservation of the species’. Dorongan yang kedua ini dapat ditunda, dapat direpresi dan dapat menimbun energi. Penimbunan yang terlalu sering dan lama tanpa pelepasan dapat menimbulkan neurosis dan gangguan-gangguan psikis lainnya. Energi seksual yang ditimbun dapat disalurkan ke bermacam-macam bentuk. Energi seksual ini kemudian diberi nama libido. Sifatnya yang dapat disalurkan ke dalam berbagai macam bentuk disebut ‘vicissitudes of the libido’.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s