Thefubbys’s Weblog

Just another WordPress.com weblog

Pendapat kesehatan mental menurut Allport dan Rogers Oktober 26, 2009

Filed under: Uncategorized — melly fitria @ 4:15 am

1. Jelaskan pendapat Allport dalam membahas manusia?
Allport lebih optimis tentang kodrat manusia, ia memperlihatkan suatu keharuan yang luar biasa terhadap manusia, sifat-sifat yang tampaknya bersumber pada masa-masa kanak-kanaknya.
Seperti dikemukakan, pandangan-pandangan pribadi dan profesional dari Allport berbeda dengan pandangan-pandangan freud dan gambaran kodrat manusia yang diutarakan Allport adalah positif, penuh harapan, dan menyanjung-nyanjung. Karena itu salah satu pendekatan yang berguna terhadap pemahaman segi pandang posikologis Allport adalah mengemukakan tema-tema pokok dari teorinya tentang kepribadian dan menunjukkan bagaimana tema-tema itu berbeda dari apa yang terdapat pada freud.
Allport tidak percaya bahwa orang-orang yang matang dan sehat dikontrol dan dikuasai oleh kekuatan-kekuatan tidak sadar kekuatan-kekuatan yang tidak dapat dilihat dan dipengaruhi. Orang-orang yang sehat tidak didorong oleh konflik-konflik tak sadar dan tingkah laku mereka tidak ditentukan oleh setan-setan yang ada jauh dalam mereka. Allport percaya bahwa kekuatan-kekuatan tidak sadar itu merupakn pengaruh-pengaruh yang penting pada tingkah laku orang-orang yang neurotis. Akan tetapi individu-individu yang sehat yang berfungsi pada tingkat rasional dan sadar, menyadari sepenuhnya kekuatan-kekuatan yang membimbing mereka dan dapat mengontrol kekuatan-kekuatan itu juga.
Kepribadian-kepribadian yang matang tidak dikontrol oleh trauma-trauma dan konflik-konflik masa kanak-kanak. Orang-orang yang neurotis terikat atau terjalin erat pada pengalaman-pengalaman masa kanak-kanak, tetapi orang-orang yang sehat bebas dari paksaan-paksaan masa lampau. Orang-orang yang sehat dibimbing dan diarahkan oleh masa sekaranmg dan oleh intensi-intensi kearah masa depan dan antisipasi-antisipasi masa depan. Pandangan orang yang sehat adalah kedepan, kepada peristiwa-peristiwa kontemporer dan peristiwa-peristiwa yang akan datang dan tidak mundur kembali kepada peristiwa-peristiwa masa kanak-kanak. Segi pandangan yuang sehat ini memberi jauh lebih banyak kebebasan dalam memilih dan bertindak.

2. Perkembangan proparium sebagi perkembangan kepribadian yang sehat?
Proparium itu berkembang dari masa bayi sampai masa adolesensi melalui tujuh tingkat “diri”. Apabila semua segi perkembangan telah muncul sepenuhnya, maka segi-segi tersebut dipersatukan dalam satu konsep proparium . jadi, proparium adalah susunan dari tujuh tingkat “diri” ini. Munculnya proparium merupakan suatu prasyarat untuk suatu kepribadian yang sehat.
“Diri” jasmani. Kita tidak dilahirkan dengan suatu perasaan tentang diri, perasaan tentang diri bukan merupakan bagian dari warisan keturunan kita. Ketika bayi menyentuh, melihat, mendengar dirinya, orang-orang lain , dan benda-benda, perbedaan itu menjadi lebih jelas. Kira-kira pada usia 15 bulan, maka muncullah tingkat pertama perkembangan proparium diri jasmani.
Identitas-diri. Pada tingkat kedua perkembangan, mun cullah perasaan identitas diri. Anak mulai sadar akan identitasnya yang berlangsung terus sebagai orang yang terpisah. Anak mempelajari namanya, menyadari bahwa bayangan dalam cermin hari ini adalah bayangan dari orang yang sama seperti yang dilihatnya kemarin dan percaya bahwa perasaan tentang “saya” atau “diri” tap bertahan dalam mengahdapi pengalaman-pengalaman yang berubah.
Allport berpendapat bahwa segi yang sangat penting dalam identitas diri adalah nama orang. Nama itu menjadi lambang dari kehidupan seseorang yang mengenal dirinya dan membedakannya dari semua diri yang lain di dunia.

Harga Diri. Tingkat ketiga dalam perkembangan proparium ialah timbulnya harga diri. Inti dari munculnya harga diri ialah kebutuhan anak akan otonomi. Hal ini kelihatan dalam tingkah lakunya yang negatif sekitar 2 tahun, ketika anak kelihatannya selalu menentang segala sesuatu yang dikehendaki orang tua untuk dilakukannya. Kemudian sekitar usia 6 atau 7 tahun harga diri lebih ditentukan oleh semangat bersaing dengan kawan-kawan sebayanya.
Perluasan diri (self extension). Tingkat perkembangan diri berikutnya. Perluasan diri, mulai sekitar usia 4 tahun. Anak sudah mulai menyadari orang-orang lain dan benda-benda dalam lingkungannya dan fakta beberapa diantaranya adalah milik anak tersebut.
Gambaran Diri. Gambaran diri berkembang pada tingkat pada tingkat berikutnya. Hal ini menunjukan anak melihat dirinya pada pendapatannya tentang dirinya. Gambaran ini berkembang dari interaksi-interaksi antara orang tua dan anaknya. Lewat pujian atau hukuman, anak belajar bahwa orang tuanya mengharapkannya supaya menampilkan tingkah laku tertentu dan menjauhi tingkah laku-tingkah laku lain.
Diri sebagai Perilaku Rasional. Setelah anak mulai sekolah, diri sebagai perilaku rasional timbul. Aturan-aturan dan harapan-harapan baru dipelajari olah guru dan teman-teman sekolah serta hal yang lebih penting ialah berikan aktivitas-aktivitas dan tantangan-tantangan intelektual. Anak belajar bahwa ia dapat memecahkan masalah-masalah dengan menggunakan proses yang logis dan rasional.
3. Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri kepribadian yang matang menurut Allport ?
1) Perluasan perasaan diri
Ketika diri berkembang, maka diri itu meluas menjangkau banyak orang dan benda. Jika pengalaman bertumbuh maka diri bertambah luas meliputi nilai-nilai dan cita-cita yang abstrak. Semakin seorang terlibat sepenuhnya dengan berbagai aktivitas atau orang atau ide, maka semakin juga dia akan sehat secara psikologis. Diri menjadi tertanam dalam aktivitas-aktivitas ini akan menjadi perluasan perasaan diri.
2) Hubungan diri yang hangat dengan orang-orang lain
Orang mengungkapkan partisipasi otentik dengan orang yang dicintai dan memperhatikan kesejahteraannya.
3) Keamanan Emosional
Kepribadian-kepribadian yang sehat mampu menerima emosi-emosi manusia dan tidak berusaha bersembunyi dari emosi-emosi itu. Sedangkan, orang-orang neurotis menyerah pada emosi apa saja yang dominan pada saat itu.
4) Persepsi Realistis
Orang-orang yang sehat memandang dunia mereka secara objektif, sebaliknya orang-orang neurotis harus mengubah realitas supaya membuatnya sesuai dengan keinginan-keinginan, kebutuhan-kebutuhan, dan ketakutan-ketakutan mereka sendiri.
5) Keterampilan-keterampilan dan tugas-tugas
Keberhasilan dalam pekerjaan menunjukkan perkembangan keterampilan-keterampilan dan bakat-bakat tertentu-suatu tingkatan kemampuan. Tetapi tidaklah hanyalah keterampilan-keterampilan yang relevan tetapi juga harus menggunakan keterampilan secara ikhlas, antusias, melibatkan dan menempatkan diri sepenuhnya dalam pekerjaan kita.
6) Pemahaman diri
Kepribadian yang sehat mencapai suatu tingkat pemahaman diri yang lebih tinggi daripada orang-orang yang neurotis. Orang yang memiliki suatu tingkat pemahaman diri yang tinggi atau wawasan diri tidak mungkin memproyeksikan kualitas-kualitas pribadi yang negatif kepada orang lain. Orang yang memiliki wawasan diri yang lebih baik adalah lebih cerdas daripada orang yang memiliki wawasan diri yang kurang.

7) Filsafat hidup yang mempersatukan
Nilai-nilai adalah sangat penting bagi perkembangan suatu filsafat hidup yang mempersatukan. Orang yang sehat memiliki nilai-nilai yang kuat daripada orang neurotis. Orang yang neurotis tidak memiliki nilai-nilai atau memiliki nilai-nilai yang terpecah dan bersifat sementara.

4. Jelaskan perkembangan kepribadian Self menurut Rogers.

Self merupakan konstruk utama dalam teori kepribadian rogers, yang dewasa ini dikenal dengan ”Self concept “. Rogers mengartikan sebagai persepsi tentang karakteristik “I” atau “Me” dan persepsi tentang hubungan “I” atau “Me” dengan orang lain atau berbagai aspek kehidupan, termasuk nilai-nilai yang terkait dengan persepsi tersebut. Diartikan juga sebagai keyakina tentang kenyataan, keunikan, dan kualitas tingkah laku diri sendiri. Konsep diri merupakan gambaran mental tentang diri seseorang, seperti : “Saya cantik”, “Saya seorang pekerja yang jujur”, dan “Saya seorang pelajar yang rajin”.
Hubungan antara “Self concept” dengan organisme terjadi dalam 2 kemungkinan, yaitu “congruence” atau “incongruence”. Kedua kemungkinan hubungan ini menentukan perkembangan kematangan, penyesuaian, dan kesehatan Mental seseorang

Apabila antara “Self concept” dengan organisme terjadi kecocokan maka hubungan itu disebut kongruen, tetapi apabila terjadi diskrepansi (ketidakcocokan) maka hubungan itu disebut inkongruen. Contoh yang inkongruen : Anda mungkin meyakini bahwa secara akademik anda seorang yang cerdas , namun ternyata nilai-nilai yang anda peroleh sebaliknya (organisme atau pengalaman nyata).

5. Peranan positif Regard dalam kepribadian individu.

Positive regards sangat dibutuhkan agar individu mempunyai kepribadian yang sehat. Ketika anak sedang berkembang maka anak juga belajar membutuhkan cinta dan kasih sayang dari orang terdekatnya maka hal tersebut disebut sebagai positive regards. Setiap anak terdorong untuk mencari positive regards tetapi, tidak setiap anak mendapatkan hal itu . Anak akan merasa senang dan nyaman jika dia menerima kasih sayang, cinta dan persetujuan dari orang lain, apalagi jika hal tersebut dia dapatkan dari orang-orang terdekatnya namun, jika dia kurang mendapat cinta dan kasih sayang serta mendapatkan ejekan, maka dia akan merasa sangat kecewa dan sedih.

6. Sebutkan dan jelaskan ciri-ciri orang yang berfungsi sepenuhnya menurut rogers?
a. Keterbukaan pada pengalaman
Keterbukaan pada pengalaman adalah lawan dari sikap defensif.Setiap pendirian dan perasaan yang berasal dari dalam dan di luar disampaikan ke sistem saraf organisme tanpa distorsi atau rintangan.
b. Kehidupan Eksistensial
Orang yang berfungsi sepenuhnya,hidup sepenuhnya dalam setiap moment kehidupan.Setiap pengalaman dirasa segar dan baru,maka dari itu ada kegembiraan karena setia pengalaman tersingkap.
c. Kepercayaan Terhadap Organisme Orang lain
Bertingkah laku menurut apa yang dirasa benar merupakan pedoman yang sangat dapat diandalkan. Orang yang berfungsi sepenuhnya dapat bertindak menurut impuls-impuls yang timbul seketika dan intuitif.
d. Perasaan Bebas
Rogers percaya bahwa semakin seseorang sehat secara psikologis,semakin juga ia mengalami kebebasan untuk memilih dan bertindak. Orang yang sehat dapat memilih dengan bebas tanpa adanya paksaan-paksaan atau rintangan-rintangan antara alternatif pikiran dan indakan.
e. Kreativitas
Semua orang yang berfungsi sepenuhnya sangat kreatif. Orang-orang terbuka sepenuhnya kepada semua pengalaman,yang percaya akan organisme lain mereka sendiri,yang fleksibel dalam keputusan serta tindakan. Bertingkah laku spontan,berubah,bertumbuh dan berkembang sebaai respon atas stimulus-stimulus kehidupan yang beraneka ragam. Rogers percaya bahwa orang-orang yang berfungsi sepenuhnya lbih mampu menyesuikan diri dan dapat bertahan hidup terhadap perubahan-perubahan yang drastis.

 

One Response to “Pendapat kesehatan mental menurut Allport dan Rogers”

  1. Acid Says:

    Blognya keren juga…kamu anak gundar yah ??? Udah di daftarin di lomba blog bulanan belom lewat studentsite ??? 5 link wajibya mana ??? jangan lupa dimasukin kalo maw menang..😉 Kalau masih bingung dengan cara – cara blogging di WordPress, kamu bisa kunjungi SITUS INI. Untuk Bertanya langsung kepada saya, gunakan Yahoo PingBox yang ada pada sebelah kiri situs saya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s